Simak cerita berikut :
Kemarin saya ketemu sama seorang lelaki yg punya pengalaman hidup yg super sedih dan mengharukan banget tp ktny karna semngat ,support,doa dan keadaan memkasa dia harus bertahan.
panggil saja namanya si Pudan (paling Muda),singkat cerita anak ini lahir 19 tahun yang lalu di sebuah kota kecil di sumatera utara kalau nggak salah kec.jorlang hataran kab.simalungun Balata. dia seorang anak laki2 dari 3 bersaudara yang lainnya cewek. si pudan anak pertama dari keluarga tersebut tepatnya pada tanggal 06 september 1995 si pudan lahir di Balata dimana kedua orangtuanya hannya berpfrofesi sebagai pekerja wiraswasta yang kehidupan nya sehari-hari sangat sederhana tapi ketika si pudan lahir di saat itu kehidupan ,keganasan dunia di mulai.
Semuanya berawal dari sini di umurnya masih 6 bulan si pudan sakit2an dimana penyakitnya sangat aneh kalau tdk salah beliau bercerita kepala bagian belakangan lembek dan mnyebabkan menimbulkan rasa sakit yg sangat .
sehingga membuat kedua orangtuannya kelelahan dan hampir kehabisaan akal ,karna semua pengobatan sudah di lakukan karna keadaan ekonomi yang sudah mulai menurun drastis maka kedua orangtua nya memutuskan untuk membawa si pudan ini ke tempat nenek nya berada jauh di pedalaman simalungun sana (ujarnya). di sana dia dibawa kepada orang pinter yg diayakini masyarakat setempat bisa menyembuhkn orang sakit,agak aneh sih padahal menurut saya semuanya Tuhan yang ngatur.
dan orang pinter itu mnyuruh supya si pudan ini di buat bapak cadangannya (aneh) kurang mngerti dengan penjelasan beliau ternyata tgl lahir si pudan dengan bapaknya sama dimana bapaknya lahir 06 september 1963 hannya beda tahun saja yang mngakibatkan batin mereka bentrok (kata si orang pinter) maka kedua orang tua melakukan semua yang di suruh oleh dukun desa itu Puji Tuhan si pudan sembuh tapi cerita kehidupannya tdk sampai di situ saja,ketika si Pudan sembuh tdk berselang lama Ibu si Pudan hamil lagi dan lahirlah adik perempuan sebagai anak yang kedua tempat kelahirannya masih sama seperti si pudan.karna kebutuhan hidup sudah semakin besar maka keluarga ini memutuskan untuk pindah ke suatu desa yg tidak cukup jauh dari kota tersebut yang mempunya tanah yang subur dan kehidupan yang menjanjikan maka di jual lah rumah mereka yang ada di balata .dan membeli rumah di desa yang baru sebut saja Pematang purba dekat seribu dolok simalungun lbih tepatnya dekat perbatasan kab.simalungun dan karo.
1 tahun tinggal di sana lahirnya anak ketiga dan lagi2 perempuan. tidak terasa si pudan ini sudah berusia 5 tahun dan sangat ingin sekolah meskipun usianya belum cukup .dia selalu mintra kepada orangtuanya supaya di sekolahin karna sekolah yang di desanya tidak menerima karna usianya belum cukup maka orangtuanya mengirim dia ke kampung nenek yang sangat jauh .disana dia bisa sekolah karna masih ada unsur KKN wkwkwk kebetulan seorang guru di sana masih ada hubungan keluarga dengan si pudaan ini dia mualai sekolah di tempat tersebut tapi katanya sering kangen,disana beliau bercerita tidur bareng kakek dan neneknya tapi anaknya sering n gompol.wkwkwk kakeknya ini punya beberapa petak sawah dan kakeknya hobby berburu.dimana setiap pulang sekolah kakeknya selalu mngajak dia jalan2 ke sawah dengan menaiki sepada yang bisa ngerem pakek kaki .dia kakek nya selalu memancing dan langsung dibakar ikannya ,ikannya banyak ada ikan mas.lele,dll (cerita si pudan sambil tersenyum). oohh iya satu pengalaman kecilnya lagi dia sangat di sayangin kakek dan nenek nya soalnya dia satu2 cucu yang tinggal dengan mereka.suatu malam kakek tidak pulang2 kerumah padahal sudah hampir tengah malm dan membuat nenek nya kwatir maka si Pudan dan nenek nya menyusul ke ladang dengan penenrangan seadanya diamana si pudan di gendong belakang oleh neneknya dan sesampai nya di sana ternyata kaakeknya lagi minum2 Tuak dengan temenya dimana temennya semua lucu .salah satu kisah ku dengan teman kakek ku adalah setiap pulang sekolah aku sllu keladang dan sesampainya disana di suruh ninjuiun perutnya wkwkwk (cerita si pudan sambil ketawak).singkat cerita adik mamah nya yang kuliah di kota tepatnya di medan kembali ke kampung karna lagi libur.di sinilah di mulai semua kejadia sedih yg pernah saya alami suatu hari tante saya berantem dengan nenek saya sehingga tante saya sakit hati dan nekat bunuh diri dengan meminum racun hama semua upaya sudah di lakukan tapiTuhan berkehendak lain tanteku pun meninggal dunia di mana semasa hidup nya aku selalu di manja di beliin main bantuin ngerjain PR dan saya tidur bareng tanteku karna saya sudah anggap dia sebagai mamh saya lagian dia kandung maamh saya pasti dia buat saya seperti anaknya juga.malam pertama tante di makamin saya melihat tante sayya di kamr mandi pakai baju putih,rambutnya panjang tp kakinya gak sampai ke lantai spontan saya memanggil tante saya itu yg membuat kakaek dan nenek saya kwatir mka semua upya di lakukan supaya saya tdk di ganngu lagi samaarwah tante saya. tapi tidak berhasil bahkan ada tetangga kakek saya melihat tante saya bermain dengan anjing keesokan harinya anjing mati tampa sebab. maka mamah saya memutuskan supaya saya kembali ke Pematang purba di saat itu saya sudah kls 2 SD satu moment yg tdk terlupakan ketika saya mau pergi kakek saya menangis karna saya pergi tp krna saya takut juga sama arwah tante saya mau tidak maw saya pun nurut sama maamh ssaya. di Pematang purba saya melanjutkan sekolah saya di sana di situ saya punya temen kecil namanya Pana di saat itu anaknya cakep bersih dan putih saat itu dia kls 1 sd tp mainnya hnnya mw sama saya .wkwkwk aku cakep x( kata si Pudan sambil mengingat kembali kisahnya yang dulu).besok di lanjutin lagi yah. Laper heheeh
Bersambunggg.........
Penulis : Lorenzo sihombing (Nababan)
Antara lelah Dan Kasih
Senin, 29 Desember 2014
Jumat, 19 Desember 2014
LELAHLORENZONABABAN
Lelah dan KASIH
Lelah yah lelah dan lihatlah tulisan jiwaku
Orang-orang tak mengerti akan kelelehan ku
Rangkaian namamu ku lukis dihatiku
Engkau hanyya bisa membuatku lelah
Namun memilikimu sangat lelah
Jawabanmu terkadang membuatku bingung
Oalah.... apakah ini cinta?
Semakin dekat semakin aneh
Itu semakin jelas ada diriku
Hari terus bercerita kepadaku
Orang-orang menatapku dan bertanya
Mengapa engkau melukis dan bertanya
Bingung untuk berkata-kata
Inilah cinta tak dapat dijelaskan
Namun dapat dirasakan
(Lorenzo Sihombing 02 oktober 2012)
Langganan:
Postingan (Atom)
